Selamat datang di Rumah Sunat Al Ikhwah

"Jadikan hidup anda lebih bersih dan sehat"

Rumah Sunat Al Ikhwah (circumcision specialistic in Denpasar Bali dengan hipnoanestesi)

Rumah Sunat Al Ikhwah berdiri pada bulan juli 2006 dan sampai sekarang masih berkhidmad di dalam pelayanan jasa khitan untuk wilayah Bali dan sekitarnya, bahkan pasien yang datang sampai dari makasar, irian jaya, kupang, lombok, jogjakarta, banyuwangi, jember dan surabaya. usia pasien yang di layani di RSAI sangat bervariatif, dari umur 0 tahun sampai 90 tahun sering di tangani, tentunya dalam masalah khitan ini tidak ada kata terlambat, umur berapapun bisa dan tidak ada permasalahan. dokter yang bertugas di RSAI adalah dokter yang khusus menangani khitan atau sunat (spesialistik di bidang sunat/khitan), sehingga dari segi pengalaman dan kualitas sudah tidak di ragukan lagi. Yang terbaru adalah kombinasi antara hipnosis sederhana dan anestesi dengan minimal rasa sakit "HIPNOANESTESI", dengan metode bius ini sunat menjadi semakin nyaman dan benar2 bisa tanpa rasa sakit atau minimal sekali rasa sakit (pada anak-anak yang sudah siap sunat secara psikologis). kedepan RSAI akan senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan dan mengembangkan berbagai metode yang lebih canggih, cepat dan tepat untuk khitan atau sunat.

Jumat, 18 Juli 2014

sunat bukan hanya untuk orang islam

Seperti biasa pada liburan juni juli 2014 rumah sunat al ikhwah di jejali dengan pasien sunat yang sudah daftar sejak beberapa hari atau beberapa minggu bahkan bulan sebelumnya. Seperti biasa pasien saling bersambung mulai dari jam 05.30 pasien paling pagi sampai jam 23.30 pasien paling malam, dalam sehari menangani 25 pasien sunat.hal ini sudah menjadi kebiasaan di rumah sunat al ikhwah setiap tahunnya. Dari sekian banyak pasien sunat, ternyata tidak semuanya beragama islam, akan tetapi banyak diantaranya beragama selain islam. Ada yang beragama kristen, hindu, budha. Alasan utama sunat tidak lain adalah untuk kebersihan dan kesehatan. Dengan berkembangnya berbagai macam informasi tentang sunat, sekarang sudah terbukti bahwa sunat merupakan tindakan yang sangat bermanfaat. Tidak perlu untuk sekarang ini mendikotomikan bahwa sunat adalah komoditi islam saja, akan tetapi semua bisa. Bahkan untuk kita yg berkeyakinan tidak boleh membuang kulit, sunat bisa dilakukan tanpa membuang kulit sama sekali, sehingga tidak bertentangan dengan keyakinan.

Selasa, 29 April 2014

Liburan sekolah saat yang tepat untuk sunat atau khitan

bulan juni sampai juli merupakan saat yang sangat menyenangkan bagi anak-anak sekolah, karena mereka libur kenaikan kelas. Lamanya waktu libur ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk merencanakan apa yang akan di lakukan selama liburan. Bagi adik-adik yang duduk di sekolah dasar yang ingin melakukan sunat atau khitan maka inilah saat yang tepat. Apalagi yang beragama islam kan wajib, makanya kalau memang sudah siap tunggu apa lagi, jangan tunda-tunda lagi. Di rumah sunat al ikhwah setiap liburan panjang juni juli pasien khitan sangat padat. Jadwal paling pagi adalah jam 4.30 dan jadwal paling malam jam 23.30. Sehari maksimal menangani 25 pasien. Jika pasien sudah full maka tidak menerima pasien di hari tersebut. Biasanya 2 atau 3 hari sebelum hari H pasien sudah full, sehingga kalau ingin daftar sebaiknya 1 minggu sampai 1 bulan sebelum jadwal, bahkan ada yang 2 bulan sebelum jadwal sudah daftar karena takut tidak bisa memilih waktu jika mepet daftarnya. Bagi para orang tua yang ingin meng khitan kan putranya silakan segera di jadwal dan di daftar , supaya bisa segera mempersiapkan sang anak dan segala sesuatunya. Satu yang perlu di perhatikan untuk orang tua adalah jangan memaksa anak untuk sunat, kalau memang sudah siap anak pasti mau di khitan. Orang tua tinggal memotivasi saja.sunat atau khitan di rumah sunat bisa tanpa rasa sakit atau nyeri, dengan bius khusus di kombinasi tehnik hipnosis sederhana sunat atau khitan semakin nyaman, akan tetapi perlu di ingat anak harus sudah siap sunat, mau di sunat dan tau sunat itu apa. salam sehat dari rumah sunat ........

Selasa, 15 April 2014

MANFAAT SUNAT BAGI KESEHATAN PRIA WANITA

Sunat atau khitan atau sirkumsisi adalah tindakan menghilangkan atau memotong sebagian atau seluruh kulit penutup kepala penis atau kulup depan dari penis. Frenulum dari penis dapat juga dipotong secara bersamaan dalam prosedur yang dinamakan frenektomi. Kata sirkumsisi berasal dari bahasa Latincircum yang berarti memutar dan caedere yang berarti memotong.Kulup adalah kulit yang kaya akan kelenjar sebaceoussehingga menghasilkan cairan yang cukup banyak. Jika cairan ini tidak di ekskresikan keluar akan menjadi tempat yang menguntungkan bagi pertumbuhan bakteri. Bakteri ini dengan mudah menyerang uretra, membuat peradangan pada kulup, infeksi saluran kemih, juga meningkatkan resiko berbagai penyakit kelamin seperti kutil kelamin, gonore, dan sifilis.  Manfaat Sunat Bagi Kesehatan Pria dan Wanita antara lain : 1. Manfaat sunat yang pertama adalah dapat mengurangi resiko terinfeksi penyakit kelamin bahkan HIV. Namun walaupun demikian, seseorang yang sudah disunat tidak boleh merasa aman terinfeksi HIV karena sunat hanya mengurangi resiko terjangkit saja. 2. Manfaat sunat selanjutnya yaitu membuang bagian kulup bagian dalam yang merupakan kulit yang memiliki sel-sel Langerhans paling padat dengandibanding dengan kulit yang lain. Sel Langerhansmenjadi reseptor atau penerima virus HIV ketika berhubungan badan. 3. Sunat sama sekali tidak mengurangi kenikmatan laki-laki ketika berhubungan badan dengan istrinya seperti yang dianggap oleh banyak orang. 4. manfaat selanjutnya yaitu dapat mengurangi luka atau cedera pada saat berhubungan seksual. 5. Manfaat sunat juga dapat mengurangi resiko tertular macam-macam penyakit menular seksualtermasuk AIDS. Tetapi ini tidak berlaku bagi kaum homoseksual, meskipun mereka telah di sunat tetapi melakukan hubungan sesama jenis tidak menampakkan perbedaan yang signifikan dengan yang tidak disunat. Resiko terinfeksi penyakit kelamin tetap terbuka lebar. 6. Manfaat sunat selanjutnya yaitu agar penis berkembang dengan normal dan juga berfungsi untuk menyembuhkan phimosis. 7. Manfaat sunat bagi kesehatan pria yaitu mencegah adanya akumulasi smegma (kotoran) yang secara efektif dapat mencegah peradangan. 8. Manfaat sunat bagi wanita yaitu dapat mencegah dari penyakit yang ditularkan dari pasangan seksual pria. Di negara-negara Muslim, hampir seluruh pria disunat. Namun sunat juga ada resikonya jika penanganannya kurang tepat seperti timbulnya rasa sakit, pendarahan, infeksi, dan bentuk yang kurang indah. Tetapi bila dibandingkan antara manfaat sunat dan resikonya, sunat masih jauh lebih banyak manfaatnya. Jadi jangan ragu lagi untuk melakukan sunat pada anak atau anggota keluarga yang lain. Di Modern Klinik Utama, kami menangani sunat, khitan atau bedah kulup. Kunjungilah dokter spesialis bedah kami dan anda akan mendapatkan pelayanan sunat terbaik.

Minggu, 06 April 2014

sunat hipnotis

Di dalam aplikasi ilmu hipnotis, dapat di gunakan untuk beberapa keperluan medis. Seperti saat tindakan operasi. Pada beberapa orang dengan sugestibilitas yang tinggi bahkan bisa tanpa ada anestesi secara medis sama sekali, hal ini bisa di lakukan pada tindakan operasi apapun, akan tetapi hal ini jarang di gunakan. Sebagian besar adalah mengkombinasikan antara hipnotis dengan anestesi secara medis. Hipnotis bertujuan untuk menenangkan pasien yang akan menjalani proses operasi. Dengan memberikan sugesti2 positif kepada pasien sehingga rasa cemas, gelisah, takut dan resah sebelum tindakan operasi bisa di kurangi. Pada sunat atau khitan hal ini juga di lakukan untuk memberikan ketenangan pada pasien yang mau di sunat agar siap menjalani proses sunat. Di rumah sunat Al Ikhwah sendiri hampir 90 persen pasien yang memang sudah siap sunat mereka tidak akan mengalalami kesakitan saat pembiusan. Karena memang tehnik yang di pakai adalah tehnik dengan minimal rasa sakit. Bahkan tehnik saat menyuntikkan obat anestesi menggunakan tehnik khusus. Dengan kombinasi tehnik khusus saat pembiusan dan pemberian sugesti positif maka proses sunat atau khitan akan berjalan lancar dan sangat nyaman sekali bagi pasien.

Studi Ini Pastikan Khitan Tak Pengaruhi Nikmatnya Bercinta

Sydney - Sebelumnya khitan dituding dapat menurunkan kepuasan pria saat berhubungan seksual dengan istrinya karena adanya proses pengelupasan kulup yang menyebabkan sensitivitas alat kelamin menjadi berkurang. Akhirnya sebuah studi memastikan ini sama sekali tak terbukti.Meski sejumlah studi melaporkan adanya efek negatif dari prosedur ini, nyatanya tim peneliti asal Australia pun menyimpulkan prosedur ini sama sekali tak berdampak terhadap sensitivitas alat kelamin maupun kepuasan seksual para pria."Manfaat kesehatan dari khitan ada beragam dan terdokumentasi dengan baik, termasuk menurunkan risiko HIV dan infeksi menular seksual dari virus maupun bakteri lainnya; menurunkan angka penderita kanker penis dan bisa juga kanker prostat, dan bagi wanita yang pasangannya disunat, risiko kanker serviks dan infeksi seperti HPV dan chlamydianya juga rendah. Tapi masih ada kekhawatiran jika khitan dapat mengurangi fungsi dan kenikmatan aktivitas seksual pada pria," ungkap ketua tim peneliti Profesor Brian Morris dari University of Sydney seperti dilansir Daily Mail, Senin (9/12/2013).Namun setelah Morris dan rekannya John Krieger mengamati 36 studi yang melibatkan 40.473 pria, separuh di antaranya sudah disunat dan separuhnya belum, dari situ keduanya menemukan banyak studi yang melaporkan bahwa khitan tidaklah memberikan efek samping terhadap sensitivitas penis, gairah seksual, sensasi seksual, fungsi ereksi, ejakulasi dini, durasi berhubungan seksual, kepuasan dan kenikmatan seksual, termasuk tidak menimbulkan rasa sakit ketika terjadi penetrasi. Bahkan prosedur ini juga tidak menyebabkan para pria susah mencapai orgasme seperti yang dikhawatirkan sebelumnya. "Sebaliknya studi-studi yang menemukan efek negatif dari khitan memiliki kualitas yang rendah," kata Morris.Tak lupa Morris mencontohkan salah satu studi dimana penelitinya melakukan percobaan terhadap 3.000 pria di Kenya. Mereka diminta mengisi kuesioner setiap 6 bulan sekali selama 24 bulan setelah disunat. Dan terbukti dari setiap poin, tidak ditemukan adanya perbedaan performa maupun kepuasan seksual para pria yang disunat, pun pada mereka yang tidak disunat.Bahkan dalam kurun 24 bulan, 99,9 persen mengaku 'puas' dengan prosedur yang mereka lakukan. 72 persen mengatakan sensitivitas penisnya justru bertambah dan hanya 19 persen saja yang mengatakan tak ada bedanya dengan sebelum dikhitan. Sedangkan 63 persen lainnya mengaku lebih mudah mencapai orgasme setelah dikhitan, meski 22 persen mengaku sama saja.Percobaan besar lainnya yang melibatkan 2.250 pria asal Uganda juga tidak dilaporkan adanya perbedaan hasrat seksual atau ereksi bagi pria-pria yang menjalani khitan. Setahun pasca dikhitan, 99 persen partisipan malah mengaku mengalami peningkatan kepuasan seksual. Rahma Lillahi Sativa - detikHealth

sunat perempuan

Jakarta - Sunat perempuan di Indonesia masih menjadi kontroversi. Namun pada 2010 Kemenkes mengeluarkan Permenkes yang menyebut sunat perempuan adalah tindakan menggores kulit yang menutupi bagian depan klitoris, tanpa melukai klitoris. Nah, jika pratik ini dilakukan adakah dampak kesehatannya?"Kalau sunat wanitanya atau sirkumsisi dilakukan dengan memotong selaput di atas klitoris, karena ada anjuran agama dan kultural, menurut saya masih sah-sah saja," terang seksolog dr Andri Wananda MS, dalam perbincangan dengan detikHealth, Rabu (26/6/2013).dr Andri menjelaskan dalam melakukan sirkumsisi juga harus hati-hati. Sebab jika tenaga kesehatannya tidak kompeten, malah bisa melukai klitoris dan menimbulkan jaringan ikat, yaitu jaringan yang muncul kalau ada luka. Nah, jika hal ini terjadi malah bisa membuat klitoris jadi tak peka terhadap rangsangan."Sedangkan kalau sunat wanita yang disebut klitoridektomi, yaitu memotong klitoris dan labia minora atau bibir kelamin, ini yang menurut saya perlu ditentang," lanjut dr Andri.Kliroris fungsinya penting untuk stimulus seksual wanita, sedangkan pada labia minora ada kelenjar-kelenjar yang mengeluarkan cairan pelumas vagina. Nah kalau ini dihilangkan, tentunya wanita tidak dapat menikmati hubungan seksualnya."Apalagi jika sampai vaginanya kering saat bercinta, kan sakit nantinya," ucap dr Andri."Belum nanti ada risiko infeksi karena melukai klitoris. Klitoris ini ada yang bilang penisnya wanita," imbuh pengajar di Universitas Taruma Negara ini. Dijelaskan dr Andri, di Afrika biasanya untuk menakut-nakuti anak gadis agar mau disunat biasanya dikatakan jika klitoris tak dipotong, maka bisa berkembang menjadi penis. Bahkan ada juga sunat yang mengangkat lebih banyak lagi jaringan vagina. "Ini yang lebih berisiko dan merugikan wanita," ucap dokter berkacamata ini.Sementara itu Priya Subroto, peneliti Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) mengatakan jika sunat perempuan dilakukan dengan memotong klitoris, maka selain menimbulkan dampak kesehatan juga menimbulkan dampak emosional. Mengingat di klitoris ada saraf-saraf dan pembuluh darah, maka secara fisik pemotongan bisa mengakibatkan perdarahan."Dari segi psikis karena tempat rangsangan, maka bisa dibayangkan jika wanita kehilangan pusat rangsangannya, ini bisa jadi penderitaan seumur hidup untuknya. Dan ini adalah salah satu dampak jangka panjangnya," terang Priya. "Bahkan dibahas dalam sebuah buku mengenai varian bentuk vagina kalau bentuknya jelek ada tenaga medis yang melihat ini jadi seperti bagian dari estetika jadinya, padahal ini tidak bagus dilakukan," imbuhnya.Berkembang pendapat sunat perempuan dilakukan untuk mengendalikan nafsu seksual perempuan. Menurut Priya, jika disunat habis maka perempuan tersebut tidak bisa merasakajn apa-apa."Ada dibilang kepuasan tertentu itu bisa dicapai kurang dari 9 menit, bahkan kalau lebih dari 9 menit bisa jadi penyiksaan bagi wanitanya. Bayangkan kalau dia tidak punya klitoris," lanjut Priya.Jika seorang perempuan tidak punya klitoris maka justru mempercepat hubungan intim. "Perempuannya juga bisa orgasme lebih cepat kalau terbalik ya justru bisa jadi tidak terkendali, orang nggak sampai-sampai orgasmenya," imbuhnya."Yang jelas ini kontroversi. Dan yang buat statement itu kan laki-laki, jadi dia tidak mengerti bagaimana anatomi perempuan," tambah Priya. sumber : detikhealth

pasien rumah sunat al ikhwah

Hampir tiap hari rumah sunat al ikhwah selalu ada pasien sunat ... rata2 setiap hari ada. Puncak pasien adalah saat liburan sekolah. Di bali terkenal sering libur. Banyak upacara keagamaan yang mana memberikan libur pada sekolah maupun perkantoran. Untuk liburan sekolah sendiri ada beberapa waktu dimana pasien sangat ramai sekali. Liburan panjang juni juli merupakan waktu favorit bagi para orang tua untuk menyunatkan buah hatinya. Pada bulan ini hampir tiap hari rumah sunat al ikhwaf full booking. Pasien harus daftar beberapa hari sebelum jadwal atau jauh2 hari apabila ingin dapat waktu sunat pagi. Seperti biasa pada liburan juni juli ini pasien paling pagi adalah pukul 04.30 dan pasien paling akhir adalah pukul 23.30. Hampir tiap hari. Jika full booking maka sehari ada 24 sampai 25 pasien sunat. Waktu favorit kedua adalah liburan bulan desember. Liburan ini lamanya 2 minggu. Di sini pasien sunat juga lumayan banyak. Sesekali pasien penuh dalam sehari. Kemudian liburan galungan kuningan. Di bali saat liburan galungan kuningan sekolah libur selama 2 minggu. Di sini banyak juga di manfaatkan para orang tua untuk menyunatkan putranya. Memang sunat paling nyaman adalah saat liburan sekolah, sehingga anak bisa istirahat nyaman, kalaupun pakai metode yang bisa langsung pakai celana biasapun tetap kurang nyaman apabila setelah sunat di pakai aktifitas sekolah. Di tambah tingkat sensitifitas nyeri tiap anak berbeda, tidak bisa di samakan. Oleh karena itu saat liburanlah yang paling tepat untuk menyunatkan anak. Kecuali jika ada masalah yang menyebabkan harus disunat segera , maka tidak perlu menunggu liburan.